Rabu, 26 Desember 2012

Teknik Lingkungan & AMDAL


Topik :
Produksi dan pengolahan kertas, serta penanganan limbah kertas yang bertujuan menambah nilai-nilai ekonomi dan mengurangi dampak negatif maupun pengaruh pada lingkungan.

Aturan :
Pulp dan kertas tercantum atau sebagaimana disebutkan dalam lampiran Av dan lampiran Bv

LAMPIRAN A.V
KEPUTUSAN
MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP
NOMOR : KEP-51/MENLH/10/1995
TENTANG
BAKU MUTU LIMBAH CAIR BAGI KEGIATAN INDUSTRI
TANGGAL 23 OKTOBER 1995

PARAMETER
PABRIK PULP
PABRIK KERTAS
PABRIK PULP DAN KERTAS
KADAR
MAKSIMUM
(mg/L)
BEBAN
PENCEMARAN
MAKSIMUM
(kg/ton)
KADAR
MAKSIMUM
(mg/L)
BEBAN
PENCEMARAN
MAKSIMUM
(kg/ton)
KADAR
MAKSIMUM
(mg/L)
BEBAN
PENCEMARAN
MAKSIMUM
(kg/ton)
BOD3
150
15
125
10
150
25,5
COD
350
35
250
20
350
59,5
TSS
200
20
125
10
150
25,5
pH
6,0 - 9,0
6,0 - 9,0
6,0 - 9,0
Debit Limbah Maksimum
100 m3 per ton pulp kering
80 m3 per ton produk
kertas kering
170 m3 per ton produk
kertas kering

Catatan :
a. Kadar maksimum untuk setiap parameter pada tabel di atas dinyatakan dalam miligram parameter per liter air limbah.
b. Beban pencemaran maksimum untuk setiap parameter pada tabel di atas dinyatakan dalam kg atau gram parameter per ton produk soda kostik.



BOD (Biological Oxygen Demand)
Adalah suatu karakteristik yang menunjukkan jumlah oksigen terlarut yang diperlukan oleh mikroorganisme (biasanya bakteri) untuk mengurai atau mendekomposisi bahan organik dalam kondisi aerobik (Umaly dan Cuvin, 1988; Metcalf & Eddy, 1991). Ditegaskan lagi oleh Boyd (1990), bahwa bahan organik yang terdekomposisi dalam BOD adalah bahan organik yang siap terdekomposisi ( readily decomposable organic matter). Mays (1996) mengartikan BOD sebagai suatu ukuran jumlah oksigen yang digunakan oleh populasi mikroba yang terkandung dalam perairan sebagai respon terhadap masuknya bahan organik yang dapat diurai. Dari pengertian-pengertian ini dapat dikatakan bahwa walaupun nilai BOD menyatakan jumlah oksigen, tetapi untuk mudahnya dapat juga diartikan sebagai gambaran jumlah bahan organik mudah urai (biodegradable organics) yang ada di perairan.

COD (Chemical Oxygen Demand)
Adalah jumlah oksigen yang diperlukan untuk mengurai seluruh bahan organik yang terkandung dalam air (Boyd, 1990). Hal ini karena bahan or ganik yang ada sengaja diurai secara kimia dengan menggunakan oksidator kuat kalium bikromat pada kondisi asam dan panas dengan katalisator perak sulfat (Boyd, 1990; Metcalf & Eddy, 1991), sehingga segala macam bahan organik, baik yang mudah urai maupun yang kompleks dan sulit urai, akan teroksidasi. Dengan demikian, selisih nilai antara COD dan BOD memberikan gambaran besarnya bahan organik yang sulit urai yang ada di perairan. Bisa saja nilai BOD sama dengan COD, tetapi BOD tidak bisa lebih besar dari COD. Jadi COD menggambarkan jumlah total bahan organik yang ada.

TSS (Total Suspended Solids)
            Adalah residu dari padatan total yang tertahan oleh saringan dengan ukuran partikel maksimal 2μm atau lebih besar dari ukuran partikel koloid. Yang termasuk TSS adalah lumpur, tanah liat, logam oksida, sulfida, ganggang, bakteri dan jamur. TSS umumnya dihilangkan dengan flokulasi dan penyaringan. TSS memberikan kontribusi untuk kekeruhan (turbidity) dengan membatasi penetrasi cahaya untuk fotosintesis dan visibilitas di perairan. Sehingga nilai kekeruhan tidak dapat dikonversi ke nilai TSS. Kekeruhan adalah kecenderungan ukuran sampel untuk menyebarkan cahaya. Sementara hamburan diproduksi oleh adanya partikel tersuspensi dalam sampel. Kekeruhan adalah murni sebuah sifat optik. Pola dan intensitas sebaran akan berbeda akibat perubahan dengan ukuran dan bentuk partikel serta materi. 

pH
            adalah derajat keasaman yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman atau kebasaan yang dimiliki oleh suatu larutan. Ia didefinisikan sebagai kologaritma aktivitas ion hidrogen (H+) yang terlarut. Koefisien aktivitas ion hidrogen tidak dapat diukur secara eksperimental, sehingga nilainya didasarkan pada perhitungan teoritis. Skala pH bukanlah skala absolut. Ia bersifat relatif terhadap sekumpulan larutan standar yang pH-nya ditentukan berdasarkan persetujuan internasional.






LAMPIRAN B.V
KEPUTUSAN
MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP
NOMOR : KEP-51/MENLH/10/1995
TENTANG
BAKU MUTU LIMBAH CAIR BAGI KEGIATAN INDUSTRI
TANGGAL 23 OKTOBER 1995

PROSES/
PRDOUK
PARAMETER
DEBIT
(m3/ton)
BOD5
COD
TSS
Kadar
Maksimum
(mg/ton)
Beban
Pencemaran
Maksimum
(kg/ton)
Kadar
Maksimum
(mg/ton)
Beban
Pencemaran
Maksimum
(kg/ton)
Kadar
Maksimum
(mg/ton)
Beban
Pencemaran
Maksimum
(kg/ton)
A. PULP

Kraft dikelantang
85
100
8,5
350
29,75
100
8,5
Pulp larut
95
100
9,5
300
28,5
100
8,5
Kraft yang tidak
dikelantang
50
75
3,75
200
10,0
60
3,0
Mekanik (CMP dan
Grounwood)
60
50
3,0
120
7,2
75
4,5
Semi kimia
70
100
7,0
200
14,0
100
7,0
Pulp soda
80
100
8,0
300
24,0
100
8,0
De-ink pulp (dari
kertas bekas)
60
100
6,0
300
18,0
100
6,0
B. KERTAS

Halus
50
100
5,0
200
10,0
100
5,0
Kasar
40
90
3,6
175
7,0
80
3,2
Sparet
175
60
10,5
100
17,5
45
7,8
Kertas yang
dikelantang
35
75
2,6
160
5,6
80
2,8
pH
6,0 - 9,0

Catatan :
Penjelasan kategori proses di atas diberikan sebagai berikut :

A. Pulp
Pulp adalah hasil pemisahan serat dari bahan baku bererat (kayu maupun non kayu) melalui berbagai proses pembuatannya ( mekanis, semikimia, kimia). Pulp terdiri dari serat - serat (selulosa dan hemiselulosa) sebagai bahan baku kertas.
  1. Proses kraft (dikelantang dan tidak dikelantang) adalah produksi pulp yang menggunakan cairan pemasak natrium hidroksida yang sangat alkalis dan natrium sulfida. Proses kraft yang dikelantang digunakan pada produksi kertas karton dan kertas kasar lain yang berwarna. Pengelantangan adalah penggunaan bahan pengoksidasi kuat yang diikuti dengan ekstraksi alkali untuk menghilangkan warna dari pulp, untuk suatu rentangan produk kertas yang lengkap.
  2. Proses pulp larut adalah produksi pulp putih dan sangat murni dengan menggunakan pemasakan kimiawi yang kuat. Pulpnya digunakan untuk pembuatan rayon dan produk lain yang mensyaratkan hampir tidak mengandung lignin.
  3. Proses grounwood adalah penggunaan defibrasi mekanis (pemisahan serat) dengan menggunakan gerenda atau penghalus (refiners) dari batu. CMP (proses pembuatan pulp kimia mekanis) menggunakan cairan pemasak kimia untuk memasak kayu secara parsial sebelum pemisahan serat secara mekanik. TMP (proses pembuatan pulp termo-mekanis) merupakan pemasakan singkat dengan menggunakan kukus dan kadang-kadang bahan kimia pemasak, sebelum tahap mekanis.
  4. Proses semi kimia merupakan penggunaan cairan pemasak sulfit netral tanpa pengelantangan untuk menghasilkan produk kasar untuk lapisan dalam karton gelombang berwarna coklat.
  5. Proses soda adalah produksi pulp dengan menggunakan cairan pemasak natrium hidroksida yang sangat alkalis.
  6. Proses penghilangan tinta (De-ink) merupakan salah satu proses pembuatan kertas yang menggunakan kertas bekas yang didaur ulang melalui proses penghilangan tinta dengan kondisi alkali dan kadang-kadang dibuat cerah atau diputihkan untuk menghasilkan pulp sekunder, seringkali berkaitan dengan proses konvensional.
B. Kertas
  1. Kertas halus berarti produksi kertas halus yang dikelantang seperti kertas cetak dan kertas tulis.
  2. Kertas kasar berarti produksi kertas kasar berwarna coklat, seperti linerboard kertas karton berwarna coklat atau karton.
  3. Kertas lain berarti produksi kertas yang dikelantang selain yang tercantum dalam golongan halus, seperti kertas karton.

Cara penangan yang sudah ada :
  1. Pengurangan dari sumbernya, mencakup pemeliharan dan perawatan yang baik   (good house keeping) dengan menerapkan kebiasaan baru dalam pengoperasian dan pemeliharan alat industri antara lain dengan mencegah terjadinya ceceran dan tumpahan bahan. Perubahan dalam proses produksi juga dapat dilakukan yang mencakup perubahan input bahan, pengawasan proses yang lebih ketat, modifikasi peralatan dan perubahan teknologi. Pemeliharaan peralatan dan lingkungan pabrik, pemilihan peralatan yang sesuai dengan proses produksi kertas yang diinginkan dan pengoperasian peralatan dengan benar juga ikut mengurangi limbah dari sumbernya.
  2. Daur ulang, dengan melakukan recovery bahan dan energi bekas pakai untuk digunakan kembali dalam proses berikutnya.
  3. Modifikasi produk, untuk meningkatkan usia produk (tahan lama), untuk mempermudah daur ulang dan minimisasi dampak lingkungan dari pembuangan produk tersebut.



PENGARUH LIMBAH PADAT PABRIK KERTAS TERHADAP HASIL TANAMAN BAWANG MERAH

Peranan limbah Padat pabrik kertas sebagai Sumber bahan Organik :

Limbah padat pabrik kertas mengandung unsur kalium (K). peranan unsur ini untuk memperlancar fotosintesis, memacu pertumbuhan tanaman pada titik awal, memperkuat batang dan menambah daya tahan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit serta kekeringan (Suriatna, 1994).
Limbah padat pabrik kertas juga mengandung unsur-unsur antara lain : kalsium, magnesium, besi, dan sulfida yang juga berguna bagi pertumbuhan tanaman.
Limbah padat pabrik kertas terdiri dari :
a. Sludge
Sludge adalah suatu bahan yang terdiri atas padatan 90% dan air 10%. Sludge didapat dari proses pengendapan pada efflument treatment plant, mengandung bahan organik yang berasal dari bahan baku pulb.
b. Biosludge
Biosludge adalah hasil samping dari efflument treatment yakni dari proses biological aeration, tersusun dari bahan baku pulb, selain mengandung mikroorganisme sebagai efek dari biological aeration.
c. Pith
Pith adalah bahan dari proses depething plant yaitu proses pemisahan secara mekanik bahan baku pulb yaitu antar bahan serat dan bahan bukan serat (Hammer, 1977).

Pelaksanaan Percobaan

Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Lingkungan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang disusun secara faktorial dengan 3 ulangan. Faktor-faktornya :
I. Macam limbah organik, terdiri 3 taraf, yaitu :
L1 = limbah padat Sludge
L2 = limbah padat Biosludge
L3 = limbah padat Pith
II. Dosis Limbah organik, terdiri 4 taraf, yaitu :
D0 = Kontrol
D1 = Dosis 10 ton per hektar
D2 = Dosis 20 ton per hektar
D3 = Dosis 30 ton per hektar
Keterangan :
NS = Tidak berbeda nyata
* = Berbeda nyata
** = Berbeda sangat nyata
L = Macam Limbah Organik
D = dosis Limbah Organik
L X D = Interaksi L dengan D

Tabel 2. Uji Jarak Berganda Duncan pengaruh Macam, Dosis Limbah Padat Pabrik Kertas dan Interaksi Kedua Perlakuan Terhadap Komponen Hasil
Keterangan : Angka-angka dalam satu kotak pada kolom yang sama dan diikuti huruf kecil yang sama tidak berbeda nyata menurut uji DMRT pada taraf 5%.
Kesimpulan

1. Perlakuan macam limbah padat pabrik kertas berpengaruh nyata terhadap semua komponen hasil : jumlah umbi, berat segar umbi dan berat kering umbi.
2. Perlakuan dosis limbah padat pabrik kertas berpengaruh nyata terhadap semua komponen hasil tanaman bawang merah.
3. Ada interaksi dari kedua perlakuan pada semua parameter hasil tanaman bawang merah.
4. Berat umbi kering konsumsi tertinggi dicapai pada interaksi antara limbah sludge dengan dosis 20 ton/ha sebesar 26,67 gram dan terendah limbah pith dengan dosis 10 ton/ha sebesar 6,67 gram.
Gambaran dasar yang dipikirkan :
Perbandingan laju penanaman pohon dan konsumsinya yang tidak sebanding di Indonesia, semakin memperkuat akan pentingnya daur ulang limbah kertas. Idealnya, laju pertumbuhan hutan harus lebih besar dari laju konsumsinya. Berbeda dengan di Indonesia, di Amerika Serikat 55% dari jumlah konsumsi kertas secara nasional dapat di daur ulang dan digunakan kembali sebagai bahan baku kertas. Bahkan di sana, setiap 3 pohon yang dikonsumsi, 5 pohon baru tumbuh sebagai penggantinya. Maka, tidaklah mengherankan jika selama kurun waktu 50 tahun terakhir, populasi hutan di Amerika Serikat meningkat sampai 40%. (ref : paperrecycles.org)
Fakta - fakta jumlah konsumsi kertas di Indonesia :
  1. Dengan mengambil nilai minimal rata-rata tingkat pertumbuhan konsumsi dan produksi yakni 5% per tahun (sedangkan menurut World Resource Institute untuk Negara berkembang rata-rata sekitar 7% per tahun), maka diperoleh jumlah konsumsi kertas Indonesia di tahun 2006 adalah 5,96 juta ton.
  2. Dalam sebuah program Cleaning Day yang diadakan oleh sebuah perusahaan sumber energi di daerah bisnis Kuningan, Jakarta, terkumpul sampah kertas tak terpakai sebanyak 2 ton kertas, selama kurun waktu lima tahun menghuni gedung tersebut. Jumlah sampah yang dihasilkan 30-40% merupakan sampah kertas.
  3. Konsumsi kertas di Indonesia terus meningkat satu kilogram (kg) per kapita tahun atau sekitar 220 ribu ton (Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI), 2003). Dengan itu, maka Indonesia membutuhkan pembangunan satu pabrik kertas baru setiap tahunnya menyusul lahapnya konsumsi kertas dalam negeri (Kapanlagi.com, 2008).
  4. Kapasitas produksi kertas lainnya adalah kertas koran 750 ribu ton, kertas sackracft 0,4 juta ton, kertas bungkus 92 ribu ton, kertas sigaret 64 ribu ton, kertas tisu 312 ribu ton, dan kertas berharga 13,5 ribu ton.
  5. Data Rainforest Information Center menyebutkan sebanyak 10-17 pohon harus ditebang untuk menghasilkan satu ton kertas ukuran koran (atau 8 lembar ukuran kertas A4). Satu ton tersebut cukup untuk mencetak sekira 7.000 eksemplar koran.
  6. Masih menurut Indonesian Pulp and Paper Association, 90% konsumsi kertas (tulis dan cetak) di Indonesia disuplai secara domestik dan dalam kurun waktu lima tahun (2000-2004).
  7. Laju deforestasi hutan Indonesia pada periode tahun 1985-1998 tidak kurang dari 1,6 juta hektar per tahun (Dephutbun, 2000).

Salah satu cara atau penanganan dalam mengurangi limbah produksi kertas maupun limbah-limbah kertas dari lingkungan masyarakat yaitu dengan cara mendaur ulang kertas tersebut menjadi bahan yang lebih bermanfat (kreatif dan inovatif) atau bisa juga dijadikan sebagai penambah penghasilan ekonomi. Khususnya limbah dari lingkungan masyarakat, bukan hal yang biasa jika melihat sampah-sampah kertas yang sudah tak terpakai menumpuk didalam rumah maupun diluar lingkungan rumah. Yaitu sebagai contoh pemanfaatan limbah kertas yang bertujuan untuk menambah nilai ekonomi, kertas daur ulang (recycle) saat ini bukan menjadi produk yang asing lagi. Beragam produk kerajinan dan souvenir yang menggunakan kertas daur ulang sebagai bahan baku utamanya banyak ditemukan di berbagai tempat. Selain bertujuan sebagai penambah nilai ekonomi yaitu nilai positifnya adalah terciptanya lapangan pekerjaan dengan produksi kelas kecil maupun kelas menengah. Proses pembuatan kertas daur ulang tidaklah sulit, hanya diperlukan alat seperti blender, screen berkasa dan tanpa kasa, ember, alat penyaring, busa, dan kain bekas. Adapun bahan-bahan yang digunakan antara lain kertas atau koran bekas, pewarna, serat alam   (eceng gondok, pandan, pelepah pisang), dan pengharum. Untuk proses pembuatannya sebagai berikut :
1.      Kertas bekas disobek atau dipotong-potong kecil
2.      Kemudian direndam dalam air beberapa saat lalu diremas-remas sampai setengah hancur
3.      Kemudian kertas tersebut dihancurkan kembali dengan penambahan air menggunakan blender . perbandingan antara kertas dan air 1:1
4.      Masukkan bubur kertas ke dalam ember yang telah diisi air bersih (tiap 250 gr bubur kertas membutuhkan 5 liter air bersih). Kebutuhan air bisa disesuaikan, tergantung dari ketebalan kertas yang diinginkan.
5.      Campuran bubur tersebut dicampur menggunakan lem kanji untuk menghasilkan kertas yang tidak mudah sobek (setiap 250 gr bubur kertas dicampur 10-15 gr lem kanji).
6.      Penambahan warna dapat dilakukan untuk menghasilkan kertas berwarna. Untuk kertas daur ulang yang bermotif bisa dilakukan dengan menambahkan serat alami. Untuk menambah keharuman kertas, maka dapat ditambahkan pengharum.
7.      Setelah adonan selesai disiapkan, masukkan semua screen ke dalam adonan. Angkat screen dan biarkan air menetes. Setelah air menetes beberapa waktu, lepaslah screen tanpa kasa dan letakkan diatas papan/meja. Hilangkan air pada kasa dengan busa.
8.      Setelah screen tidak lagi mengandung air, screen kemudian diangkat. Sediakan alas kain untuk meletakkan adonan kertas yang telah pipih.
9.      Jemur kertas dibawah sinar matahari kemudian segera disetrika hingga kering dan permukaannya halus.

Selasa, 27 November 2012

Bagaimana cara grafik nvidia kebaca di notebook seri asus terbaru


Bagaimana cara grafis nvidia kebaca di notebook seri asus terbaru
Begini gan, asus pada notebook versi terbaru seperti type A43, A45, A46, A55, U36, N43, N46, N56 menggunakan dua grafis yaitu intel HD dan Nvidia atau Ati Radeon. Biasanya dalam membuka dxdiag tidak muncul VGA yang anda inginkan tetapi hanya intel HD saja.
Nah begini gan solusinya agar grafik utama kita kebaca pada saat mw bermain game atau saat mendesaign
Pertama upgrade dulu grafik nvidia.com untuk grafik nvidia Setelah mengupgrade VGA, sekarang  saatnya anda untuk setting grafik. Caranya sebagai berikut :
  1.           Klik kanan pada desktop lalu pilih NVIDIA  control panel, seperti pada gambar di bawah ini



        2.  Lalu akan muncul gambar di bawah ini, pilih manage 3D setting lalu ganti auto-select menjadi high-performance NVIDIA processor seperti tanda panah tersebut  dan setelah itu pilih apply

        3.  Lalu pilih Set PhysX configuration seperti digambar,  setelah itu dari autoselect di ganti menjadi GeForce GT 635M dan setelah itu di apply

            ane juga pertamanya gak tau gan, setelah kotak-katik jadi bisa sekarang,

sebelum di dxdiag nih gan buktinya
dan setelah diganti NVIDIA control panel
walaupun masih intel HD tetapi total memori VGA bertambah
SELAMAT MENCOBA

Selasa, 17 April 2012

Demokrasi : Antara Teori dan Pelaksanaannya di Indonesia

 
Demokrasi : Antara Teori dan Pelaksanaannya di Indonesia

A.      Pengantar : Arti, makna, dan manfaat demokrasi
Pada saat ini banyak dibahas tentang pemilihan langsung kepala daerah (pilkada) dan pemilihan presiden  (pilpres), dimana rakyat dapat menyampaikan aspirasi atau suaranya secara langsung dalam memilih pimpinan daerah yaitu gubernur, bupati/walikota, dan presiden. Fenomena ini dimana rakyat memilihlangsung pimpinan pemerintahan ini dikenal dengan istilah ‘demokrasi’.
Demokrasi berasal dari yunani, yaitu demos dan kratos. Yaitu demos artinya rakyat, kratos berarti pemerintahan. Jadi, demokrasi adalah pemerintahan dari tangan rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.
Didalam The Advance Learner’s Dictionary of Current English ( Hornby, dan kawan-kawan :261) di kemukakan bahwa yangdimaksud dengan demokrasi adalah :
(1)    Country with principles of government in which all adult citizens share through their elected reprecentatives (2) coutry with government which encourages and allows rights of citizenship such as freedom of speech, religion, opinion, and association, the assertion of rule of law, majority rule, accompanied by respect for the right of minorities (3) society which there is treatment of each other by citizens as equals.
Manfaat Demokrasi
Kehidupan masyarakat yang demokratis dimana kekuasaan Negara berada di tangan rakyat dan dilakukan denga system perwakilan, dan adanya peran aktif masyarakat dapat memberikan manfaat bagi perkembangan bangsa Negara, da masyarakat. Manfaat demokrasi diantaranya adalah sebagai berikut:
1.       Kesetaraan sebagai warga Negara
Demokrasi bertujuan memperlakukan semua orang adalah sama dan sederajat.
2.       Memenuhi kebutuhan umum
Di bandingkan dengan pemerintahan tipe lain, pemerintahan yang demokratis lebih mungkin untuk memenuhi kebutuhan- kebutuhan rakyat biasa.
3.       Pluralisme dan kompromi
Demokrasi yang mengandalkan debat terbuka, persuasi dan kompromi.
4.       Menjamin Hak- hak dasar
Deokrasi yang menjamin kebebasan dasar.
5.       Pembaruan kehidupan social
Demokrasi yang memungkinkan terjadinya pembaruan kehidupan social.

B.      Nilai – nilai demokrasi
Demokrasi emerlkan usaha nyata setiap warga Negara dan perangkat pendukungnya dan dijadikannya demokrasi sebagai padangan hidup (way of life) dalam kehidupan bernegara.
Sebuah pemerintahan yang baik dapat tumbuh dan stabil bila masyarakat pada umumnya punya sikap positif dan proaktif kepada norma- norma dasar demokrasi. Untuk menumbuhkan keyakinan akan baiknya sistem demokrasi, maka harus ada pola perilaku yang menjadikan tuntunan atau norma/ nilai- nilai demokrasi yang I yakini masyarakat. Nilai – nilai dari demokrasi membutuhkan hal- hal berikut:
1.       Kesadaran akan pluralisme.
Masyarakat yang hidup demokratis harus menjaga keberagaman yag ada di masyarakat.
2.       Sikap yang jujur dan pikiran yang sehat
Pengambilan keputusan ini didasarkan pada prinsip musyawarah munafakat, dan memperhatikan keentingan masyarakat pada umumnya.
3.       Demokrasi membutuhkan kerjasama antarwarga masyarakat dan sikap serta iktikad baik
Demokrasi membutuhkan kerjasama  antar anggota masyarakat, untuk mengambil keputusan yang di sepakati oleh semua pihak


4.       Demokrasi membutuhkan sikap kedewasaan
Demokrasi mengharuskan adanya kesadaran untuk dengan tulus menerima kemungkinan kompromi atau kekalahan dalam pengambilan keputusan.
5.       Demokrasi membutuhkan pertimbangan moral
Demokrasi mewajibkan adaya keyakinan bahwa cara mencapai kemenangan haruslah berjalan degan tujuan dan berdasarkan moral serta tidak menghalalkan segala cara.


C.      Prinsip dan parameter demokrasi
Suatu Negara atau pemeritah dikatakan demokratis apabila dalam system pemerintahannya mewujudkan prinsip-prinsip demokrasi. Menurut Robert A. Dahl terdapat tujuh prinsip demokrasi yang harus ada dalam satu system pemerintahan, yaitu :
1.       Adaya control atau kendali atas keputusan pemerintahan.
Pemerintah dalam hal ini presiden, cabinet dan pemerintah daerah bertugas melaksanakan pemerintahan berdasarkan mandate yang di peroleh dari pemilu.
2.       Adanya pemilihan yang teliti dan jujur
Demokrasi dapat berjalan dengan baik apabila dengan adanya partsipasi dari warga Negara denganteliti dan jujur.
3.       Adanya hak memilih dan dipilih
Demokrasi berjala dengan setiap warga Negara mendapatkan hak pilih dan dipilih.
4.       Adaya kebebasan menyatakan pendapat tanpa ancaman
Demokrasi yang membutuhkan kebebasan dalam menyampaikan pendapat dengan rasa aman.
5.       Adanya kebebasan dalam menyampaikan informasi
Demokrasi yang membutuhkan informasi yang akurat untuk mengakses informasi yang memadai.
6.       Adanya kebebasan berserikat terbuka
Memberikan dorongan masyarakat untuk berserikat.


D.      Jenis- jenis demokrasi
Demokrasi ada beberapa jenis yang disebabkan perkembangan dalam pelaksanaannya di berbagai kondisi dan tempat.
1.       Demokrasi berdasarkan cara menyampaikan pendapat
a.       Demokrasi secara langsung
b.      Demokrasi secara tidak langsung
c.       Demokrasi perwakilan dengan system pengawasan langsung dari rakyat
1)      Referendum wajib
2)      Referendum tidak wajib
3)      Referendum konsultatif
2.       Demokrasi berdasarkan tititk perhatian atau prioritas
a.       Demokrasi formal
b.      Demokrasi material
c.       Demokrasi campuran
3.       Berdasarka prinsip ideology
a.       Demokrasi liberal
b.      Demokrasi rakyat atau demokrasi proletar


4.       Berdasarkan wewenang dan hubungan antar alat kelengkapan Negara
a.       Demokrasi system parlementer
b.      Demokrasi system presiden

E.       Pelaksanaan demokrasi di Indonesia
Ada empat macam demokrasi yang pernah diterapkan dalam kehidupan ketatanegaraan kita, yaitu :
1.       Damokrasi parlementer ( Liberal )
2.       Demokrasi terpimpin
3.       Demokrasi pancasila pads era orde baru
4.       Demokrasi langsung pada era orde reformasi

F.       Mengembangkan sikap demokrasi
Untuk mengembangkan sikap demokrasi, maka proses pembelajaran dan pendidikan akan lebih efektif bila di mulai dari dalam keluarga dan dalam dunia pendidikan formal. Berikut ini adalah panduan yang dapat membantu orang tua menanamkan nilai nilai demokrasi dalam diri anak:
1.       Memberikan perhatian dengan serius pada anak yan sedang berusaha menyampaikan perasaan atau pendapat
2.       Mengusahakan menjadi pembicara yang baik
3.       Memberikan kesempatan memperbaiki sebelum memberika sanksi
4.       Menghormati anak
5.       Melibatkan anak untuk mengambil keputusan

G.     Kajian kasus untuk demokrasi : antara teori dan pelaksanaannya di Indonesia

Selasa, 03 April 2012

MEMBANGUN KARAKTERISTIK BANGSA YANG DEMOKRATIS SERTA VISI DAN MISI

Membangun Karakteristik Bangsa yang Demokratis
Untuk membangun suatu tatanan masyarakat yang demokratis dan berkeadaban, sesuai yang diamanatkan oleh mata kuliah keawarganegaraan , maka setiap warga negara harus memiliki karakter atau jiwa yang demokrtatis, antara lain :

A)  Rasa Hormat
Rasa hormat, merupakan kemampuan untuk melihat nilai di dalam diri kita dan orang lain. Butuh emosi, kognitif, serta kematangan sosial. Membangun rasa menghormati adalah tantangan seumur hidup, namun prosesnya dimulai sejak dini. 
contoh: harus hormat kepada orang yang lebih tua dari kita, karena bangsa indonesia terkenal dengan rasa hormatnya  

B)   Bersikap Kritis
Warga negara yang demokrat hendaknya selalu bersikap kritis, baik terhadap kenyataan empiris (realitas soaial, budaya, dan politik) maupun terhadap kenyataan supra empiris (agama, mitologi, kepercayaan). Sikap kritis juga harus ditunjukkan pada diri sendiri. Sikap kritis pada diri sendiri itu tentu disertai sikap kritis terhadap pendapat yang berbeda. Tentu saja sikap kritis ini harus didukung oleh sikap yang bertanggung jawab terhadap apa yang harus dikritisi.
contoh: harga BBM yang naik, pemerintah harus bersifat kritis untuk mengambil keputusan dalam mengambil keputusan memilih opsi pasal yang menaikan harga BBM atau tidak.

C)  Melakukan diskusi dan dialog
            Sebagai masyarakat yang baik, melakukan diskusi dan dialog tak kalah pentingnya untuk membangun karakter bangsa yang demokratis, karena melakukan diskusi atau dialog merupakan suatu sikap yang bertujuan untuk menyelesaikan suatu masalah dengan cara bermusyawarah memberikan dan mendengarkan opini atau pemikiran orang lain tanpa sedikitpun mementingkan opini atau pemikiran sendiri dengan tidak mendengarkan pendapat orang lain.
          Contohnya melakukan diskusi adalah dalam rapat/sidang seseorang tidak boleh egois dengan berfikir bahwa pendapatnya adalah yang paling baik/tepat untuk menyelesaikan suatu masalah, tetapi kita harus mendengarkan pendapat orang lain agar menghasilkan suatu penyelesaian yang lebih baik.



D)  BERSIFAT TERBUKA
Sikap terbuka merupakan bentuk penghargaan terhadap kebebasan sesama manusia, termasuk rasa menghargai terhadap hal-hal yang tidak biasa atau baru serta pada hal-hal yang mungkin asing. Sikap terbuka yang didasarkan atas kesadaran akan pluralisme dan keterbatasan diri akan melahirkan kemampuan untuk menahan diri dan tidak secepatnya menjatuhkan penilaian dan pilihan.
Contoh:  Kita sebagai warga Negara demokrasi harus memiliki sikap Terbuka demi ketentraman Negara kita

E)   Rasional
Keputusan yang dibuat oleh seseorang harus bersifat rasional, baik dalam urusan politik, budaya, sosial, maupun agama. Karena sikap rasional akan mengantarkan sikap yang logis. Apabila suatu keputusan diambil secara tidak rasional, maka akan terjadi keputusan yang cenderung egois.
Contoh : Mampu menyatakan atau menunjukkan bahwa suatu ketentuan hokum benar tau salah dengan suatu argument yang baik




F)   JUJUR
Sikap jujur dalam demokrasi sangatlah penting, karena kalo sampai tidak jujur maka banyak praktek yang salah di gunakan. Lebih baik sifat jujur di tanam sejak dini.
Contoh : mampu bersikap jujur untuk menunjuk mana yang salah dan mana yang benar pada saat penyelewengan aturan dan peraturan yang ada

VISI DAN MISI
visi merupakan rangkaian kalimat yang menyatakan cita-cita atau impian yang ingin di capai oleh individu atau suatu organisasi
Misi merupakan pernyataan tentang apa yang harus dikerjakan oleh suatu individu atau organisasi dalam usahanya mewujudkan Visi
VISI dari pendidikan kewarganegaraan secara globalisasi yaitu untuk menambah wawasan dalam ilmu kewarganegaraan , Menjadi sumber nilai dan pedoman penyelenggaraan dan pengembangan program studi dalam mengantarkan mahasiswa memantapkan kepribadiannya sebagai manusia Indonesia seutuhnya.

Kamis, 24 November 2011

ENDCODING

Encoding
Encoding adalah proses untuk mengubah sinyal ke dalam bentuk yang dioptimasi untuk keperluan komunikasi data dan penyimpanan data. Kedua hal inilah yang saling mendukung untuk mengubah bentuk sinyal sehingga bisa disalurkan dari pengirim ke penerima. Dalam hal modulasi, komunikasi data ada yang menggunakan sinyal digital. Tetapi komunikasi ini memiliki kelemahan yaitu jarak tempuh yang tidak terlalu besar akibat pengaruh noise berupa redaman yang terjadi pada media transmisi. Sedangkan komunikasi data menggunakan sinyal analog jarak tempuhnya akan menjadi lebih besar. TEKNIK ENCODING Modulasi adalah proses encoding sumber data dalam suatu sinyal carrier dengan frekuensi fc. Macam – macam teknik encoding : • Data digital, sinyal digital • Data analog, sinyal digital • Data digital, sinyal analog • Data analog, sinyal analog Sinyal adalah suatu isyarat untuk melanjutkan atau meneruskan suatu kegiatan. Biasanya sinyal ini berbentuk tanda-tanda, lampu-lampu, atau suara-suara. Sinyal dibentuk oleh transmitter dan ditransmisikan melalui media transmisi. Sinyal sangat erat sekali hubungannya dengan fungsi waktu (periodik), tetapi sinyal juga dapat diekspresikan dalam bentuk fungsi frekuensi. Sinyal digital adalah sinyal diskrit dengan pulsa tegangan diskontinyu. Tiap pulsa adalah elemen sinyal data biner diubah menjadi elemen – elemen sinyal. Spektrum sinyal : disain sinyal yang bagus harus mengkonsentrasikan kekuatan transmisinya pada daerah tengah dari bandwidth transmisi; untuk mengatasi distorsi dalam penerimaan sinyal digunakan disain kode yang sesuai dengan bentuk dari spektrum sinyal transmisi. Elemen sinyal adalah tiap pulsa dari sinyal digital. Data binary ditransmisikan dengan meng-encoder-kan tiap bit data menjadi elemen-elemen sinyal. Ketentuan : - Unipolar: Semua elemen-elemen sinyal dalam bentuk yang sama yaitu positif semua atau negatif semua. - Polar :adalah elemen-elemen sinyal dimana salah satu state logic dinyatakan oleh level tegangan positif dan sebaliknya oleh tegangan negatif - Rating Data : Rating data transmisi data dalam bit per secon - Durasi atau panjang suatu bit: Waktu yang dibutuhkan pemancar untuk memancarkan bit - Rating modulasi - Rating dimana level sinyal berubah - Diukur dalam bentuk baud=elemen-elemen sinyal per detik - Tanda dan ruang - Biner 1 dan biner 0 berturut-turut - Modulation rate adalah kecepatan dimana level sinyal berubah, dinyatakan dalam bauds atau elemen sinyal per detik. - Istilah mark dan space menyatakan digit binary ’1′ dan ’0′. Tugas-tugas receiver dalam mengartikan sinyal-sinyal digital: • receiver harus mengetahui timing dari tiap bit • receiver harus menentukan apakah level sinyal dalam posisi bit high(1) atau low(0). Tugas-tugas ini dilaksanakan dengan men-sampling tiap posisi bit pada tengah-tengah interval dan membandingkan nilainya dengan threshold. Faktor yang menentukan sukses dari receiver dalam mengartikan sinyal yang datang : • Data rate (kecepatan data) : peningkatan data rate akan meningkatkan bit error rate (kecepatan error dari bit). • S/N : peningkatan S/N akan menurunkan bit error rate. • Bandwidth : peningkatan bandwidth dapat meningkatkan data rate. Lima faktor yang perlu dinilai atau dibandingkan dari berbagai teknik komunikasi : • Spektrum sinyal : disain sinyal yang bagus harus mengkonsentrasikan kekuatan transmisinya pada daerah tengah dari bandwidth transmisi; untuk mengatasi distorsi dalam penerimaan sinyal digunakan disain kode yang sesuai dengan bentuk dari spektrum sinyal transmisi. • Clocking : menentukan awal dan akhir dari tiap posisi bit dengan mekanisme synchronisasi yang berdasarkan pada sinyal transmisi. • Deteksi error : dibentuk dalam skema fisik encoding sinyal. • Interferensi sinyal dan Kekebalan terhadap noise • Biaya dan kesulitan : semakin tinggi kecepatan pensinyalan untuk memenuhi data rate yang ada, semakin besar biayanya. Perlu diketahui • Waktu bit saat mulai dan berakhirnya • Level sinyal Faktor-faktor penerjemahan sinyal yang sukses • Perbandingan sinyal dengan noise(gangguan) • Rating data • Bandwidth Perbandingan Pola-Pola Encoding • Spektrum sinyal Kekurangan pada frekuensi tinggi mengurangi bandwidth yang dibutuhkan. Kekurangan pada komponen dc menyebabkan kopling ac melalui trafo menimbulkan isolasi Pusatkan kekuatan sinyal di tengah bandwidth • Clocking • Sinkronisasi transmiter dan receiver • Clock eksternal • Mekanisme sinkronisasi berdasarkan sinyal • Pendeteksian error • Dapat dibangun untuk encoding sinyal • Interferensi sinyal dan kekebalan terhadap noise • Beberapa code lebih baik daripada yang lain • Harga dan Kerumitan • Rating sinyal yang lebih tinggi(seperti kecepatan data) menyebabkan harga semakin tinggi • Beberapa code membutuhkan rating sinyal lebih tinggi Pola –Pola encoding • Nonreturn to Zero-Level (NRZ-L) • Nonreturn to Zero Inverted (NRZI) • Bipolar-AMI • Pseudoternary • Manchester • Differential Manchester • B8ZS • HDB3 Nonreturn to Zero Inverted (NRZI):yaitu suatu kode dimana suatu transisi (low ke high atau high ke low) pada awal suatu bit time akan dikenal sebagai binary ’1′ untuk bit time tersebut; tidak ada transisi berarti binary ’0′. Sehingga NRZI merupakan salah satu contoh dari differensial encoding. • Nonreturn to Zero Inverted (NRZI) dalam kesatuan • Pulsa tegangan konstan untuk durasi bit • Data dikodekan / diterjemahkan sebagai kehadiran(ada) atau ketiadaan sinyal transisi saat permulaan bit time • Transisi (dari rendah ke tinggi atau tinggi ke rendah) merupakan biner 1 • Tidak ada transisi untuk biner 0 • Sebagai contoh encoding differential Keuntungan differensial encoding : • lebih kebal noise • tidak dipengaruhi oleh level tegangan. Kelemahan dari NRZ-L maupun NRZI : • keterbatasan dalam komponen dc dan kemampuan synchronisasi yang buruk NRZ Bipolar with 8-Zeros Substitution (B8ZS) yaitu suatu kode dimana : • jika terjadi oktaf dari semua nol dan pulsa tegangan terakhir yang mendahului oktaf ini adalah positif, maka 8 nol dari oktaf tersebut di-encode sebagai 000+ -0- • jika terjadi oktaf dari semua nol dan pulsa tegangan terakhir yang mendahului oktaf ini adalah negatif, maka 8 nol dari oktaf tersebut di-encode sebagai 000-+0+ -. High-density bipolar-3 zeros (HDB3): yaitu suatu kode dimana menggantikan stringstring dari 4 nol dengan rangkaian yang mengandung satu atau dua pulsa atau disebut kode violation, jika violation terakhir positive maka violation ini pasti negative dan sebaliknya. 

sumber http://theydute.blog.com/2011/10/23/teknik-data-encoding/

Jumat, 18 November 2011

Intruction Set

Instruction Set atau Instruction Set Architecture (ISA)) didefinisikan sebagai suatu aspek dalam arsitektur komputer yang dapat dilihat oleh para pemrogram. Secara umum, ISA ini mencakup jenis data yang didukung, jenis intruksi yang dipakai, jenis register, mode pengalamat, arsitektur memori, penanganan interupsi, eksepsi, dan operasi I/O eksternalnya (jika ada).
ISA merupakan sebuah spesifikasi dari kumpulan semua kode-kode biner (opcode) yang diimplementasikan dalam bentuk aslinya (native form) dalam sebuah desain prosesor tertentu. Kumpulan opcode tersebut, umumnya disebut sebagai bahasa mesin (machine language) untuk ISA yang bersangkutan. ISA yang populer digunakan adalah set instruksi untuk chip Intel x86, IA-64, IBM PowerPC, Motorola 68000, Sun SPARC, DEC Alpha, dan lain-lain.
ISA kadang-kadang digunakan untuk membedakan kumpulan karakteristik yang disebut di atas dengan mikroarsitektur prosesor, yang merupakan kumpulan teknik desain prosesor untuk mengimplementasikan set instruksi (mencakup microcode, pipeline, sistem cache, manajemen daya, dan lainnya). Komputer-komputer dengan mikroarsitektur berbeda dapat saling berbagi set instruksi yang sama. Sebagai contoh, prosesor Intel Pentium dan prosesor AMD Athlon mengimplementasikan versi yang hampir identik dari set instruksi Intel x86, tetapi jika ditinjau dari desain internalnya, perbedaannya sangat radikal. Konsep ini dapat diperluas untuk ISA-ISA yang unik seperti TIMI yang terdapat dalam IBM System/38 dan IBM IAS/400. TIMI merupakan sebuah ISA yang diimplementasikan sebagai perangkat lunak level rendah yang berfungsi sebagai mesin virtual. TIMI didesain untuk meningkatkan masa hidup sebuah platform dan aplikasi yang ditulis untuknya, sehingga mengizinkan platform tersebut agar dapat dipindahkan ke perangkat keras yang sama sekali berbeda tanpa harus memodifikasi perangkat lunak (kecuali yang berkaitan dengan TIMI). Hal ini membuat IBM dapat memindahkan platform AS/400 dari arsitektur mikroprosesor CISC ke arsitektur mikroprosesor POWER tanpa harus menulis ulang bagian-bagian dari dalam sistem operasi atau perangkat lunak yang diasosiasikan dengannya.
Ketika mendesain mikroarsitektur, para desainer menggunakan Register Transfer Language (RTL) untuk mendefinisikan operasi dari setiap instruksi yang terdapat dalam ISA.
Sebuah ISA juga dapat diemulasikan dalam bentuk perangkat lunak oleh sebuah interpreter. Karena terjadi translasi tambahan yang dibutuhkan untuk melakukan emulasi, hal ini memang menjadikannya lebih lambat jika dibandingkan dengan menjalankan program secara langsung di atas perangkat keras yang mengimplementasikan ISA tersebut. Akhir-akhir ini, banyak vendor ISA atau mikroarsitektur yang baru membuat perangkat lunak emulator yang dapat digunakan oleh para pengembang perangkat lunak sebelum implementasi dalam bentuk perangkat keras dirilis oleh vendor.
Daftar ISA di bawah ini tidak dapat dikatakan komprehensif, mengingat banyaknya arsitektur lama yang tidak digunakan lagi saat ini atau adanya ISA yang baru dibuat oleh para desainer.
sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Set_instruksi